Cara Riset Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Riset Keyword Google Keyword Planner – Keyword merupakan point utama dari sebuah pondasi SEO yang dimiliki oleh blog atau website tanpa adanya keyword mustahil situs tersebut bisa mendatangkan visitor yang melimpah melalui search engine, oleh sebab itulah kita harus menentukan niche atau topik blog terlebih dahulu dan barulah kita bisa mencari dan melakukan riset keyword yang tepat untuk situs kita.

Sebenarnya untuk mencari keyword yang tepat terbilang gampang gampang susah perlu kejelian dan analisa logika yang tepat disini, banyak orang mengatakan bahwa tidak perlu riset keyword yang banyak menghabiskan waktu biarkan saja visitor berdatangan dengan sendirinya semakin banyak artikel dan postingan maka semakin banyak peluang untuk dibanjiri visitor.

Pernyataan seperti itu memang ada benarnya juga karena disetiap artikel yang kita buat pasti memiliki keyword akan tetapi seberapa efektifkah keyword tersebut ? itulah yang menjadi pertanyaan dasar, untuk mengetahui efektivitas sebuah keyword maka kita perlu melakukan riset menggunakan tools salah satunya dengan bantuan Google Keyword Planner.

Sebelum masuk kedalam praktek pencarian dan riset keyword saya harus mengingatkan bahwa situs anda harus memenuhi syarat berikut ini.

  • Memiliki niche khusus dan spesifik.
  • Bukan merupakan blog gado-gado yang berisi artikel campuran.

Oke pada langkah pertama anda harus menentukan niche dan target keywordnya terlebih dahulu, disini saya mengambil contoh keyword ‘wisata’ dan sebelum masuk kedalam google keyword planner kita akan mencari keyword turunannya terlebih dahulu menggunakan bantuan situs ubersuggest.io

cara-riset-keyword-1

Silahkan anda masukan kata kunci utamanya terlebih dahulu, disini kata kunci utama saya adalah tentang ‘wisata’ pilih opsi web dan Indonesia jika target penggunjung anda berasal dari Indonesia jika targetnya adalah orang luar negeri bisa memilih amerika, eropa dan sebagainya sekarang klik saja suggest dan tunggu sebentar.

cara-riset-keyword-2

Jika berhasil maka anda akan mendapatkan 360 kata kunci turunan dari kata kunci utamanya tersebut dan disinilah kelebihannya jika kita melakukan riset keyword menggunakan ubersuggest terlebih dahulu sebelum masuk ke Google Keyword Planner.

cara-riset-keyword-3

Dari kata kunci utama tentang ‘wisata’ maka akan melahirkan kata kunci baru seperti ‘wisata bandung, wisata jogja, wisata malang dan sebagainya’ dan inilah yang nantinya bisa anda gunakan untuk membuat long tail keyword. Selanjutnya tinggal kita copy saja keyword tersebut dengan memilih opsi view as text.

cara-riset-keyword-5

Silahkan anda copy dan paste semua kata kunci yang ada disitu dan anda bisa menyimpannya terlebih dahulu di notepad agar memiliki backup jika terjadi kehilangan, sekarang saatnya anda login kedalam akun Google Keyword Planner, setelah login langsung saja memilih pilihan sebagai berikut ini.

cara-riset-keyword-6

Dengan memilih opsi ini kita akan mencari volume pencarian serta grafik pencarian terhadap keyword yang diberikan oleh ubersuggest tersebut, setelah memilih opsi tersebut maka anda akan ditampilkan pada pengaturan baru.

cara-riset-keyword-7

Untuk mempermudah anda bisa menyamakan pengaturannya seperti gambar diatas, pengaturan tersebut merupakan riset keyword yang target visitornya berasal dari Indonesia dan khusus untuk situs berbahasa Indonesia lalu setelah menyetting semuanya tinggal anda paste saja keyword yang telah anda dapatkan melalui ubersugget tadi dan lakukan pencarian.

cara-riset-keyword-8

Dan inilah hasilnya ! sekarang anda bisa mengetahui jumlah pencarian perbulan dari masing-masing keyword tersebut, dulu sebelum keyword palnner menerapkan kebijakan baru estimasi jumlah pencarian bulanannya tidak seperti itu tapi lebih detail lagi tidak menggunakan range seperti ini dan disinilah logika anda harus dipergunakan silahkan anda memilih beberapa keyword tersebut berdasarkan analisa anda sendiri.

Perlu anda ingat tingkat persaingan yang ditampilkan oleh Google Keyword Planner tersebut bukanlah berdasarkan pada tingkat pencarian atau kompetisi keyword pada search engine akan tetapi tingkat kesulitan tersebut ditunjukan kepada para pengguna adword yang akan memasang iklan untuk menentukan jumlah bayarannya misal persaingannya rendah maka bayarannya murah dan jika persaingannya sulit maka harganya akan mahal jadi jangan sampai salah mengartikan hal tersebut.

cara-riset-keyword-9

Setelah anda selesai mencari dan melakukan riset keyword menggunakan Google Keyword Planner sekarang anda bisa menyimpan hasilnya dengan mengunduh file excel yang telah disedikan oleh layanan tersebut dan sampai disini maka riset keyword anda telah selesai.

Saya sendiri selalu melakukan riset keyword terlebih dahulu sebelum menerbitkan sebuah artikel dan postingan, memang sedikit lebih lama akan tetapi hasilnya juga akan lebih bagus daripada tidak melakukan riset keyword tentunya anda tidak mau artikel yang anda buat menjadi sia-sia karena keywordnya tidak tepat dan akhirnya blog atau situs anda menjadi sepi penggunjung pastinya anda tidak mau bukan ?

Oleh sebab itu luangkan waktu sebentar saja untuk melakukan riset keyword agar artikel yang anda buat tidak sia-sia, cara riset keywordnya juga tidak perlu serba mewah dengan menggunakan banyak sekali tools cukup gunakan cara seperti diatas saja simple dan hemat waktu sehingga artikel yang anda buat nantinya tidak menjadi sia-sia.

Add Comment